obj1

“FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA MENYONGSONG ASEAN COMUNITY 2015”

Oleh Nda and Ashree - fik.umsurabaya.ac.id | Rabu, 19 Juni 2013 | Facebook Youtube Twitter Picasa Kode Pos Indonesia PLN

workshop
 
Berita lainnya

Senin 17 Juni 2013 merupakan hari yang membahagiakan bagi segenap civitas akdemika di lingkungan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UMSurabaya. Hari itu FIK kedatangan enam tamu dari Khon Kaen university Thailand. Tidak hanya berbahagia karena bisa menjalin kerjasama di dalam berbagai bidang antara lain Joint Research, Student Exchange, pengembangan kurikulum dan informasi akademik tetapi juga di gelar One Day Workshop On Joint Research dengan tema “Joint Research for Building ASEAN Community 2015”. Hadir sebagai pembicara utama workshop tersebut adalah prof. Elly Nurrahmah, DNSc, selaku President Assosiation Institution Nursing Education Centre (AINEC) dan Prof Khanittha Nuntaboot, Dekan Fakultas Keperawatan Universitas Khon Kaen Thailand. Prof Elly berbicara panjang lebar tentang kemungkinan tiap intitiusi di Indonesia untuk menjalin dan mengerjakan riset bersama dengan institusi lain di luar negeri khususnya Thailand. Prof Elly juga menegaskan bahwa joint research merupakan keniscayaan yang tak bisa disangkal lagi sebagai akibat perkembangan jaman juga dengan munculnya ASEAN COMMUNITY 2015.

Sementara Prof khanitta banyak mendeskripsikan tentang pengalamanya yang sudah begitu lama berkecimpung pada dunia penelitian. Selama lebih dari 10 tahun terakhir Prof khanittha telah melakukan joint research dalam bidang keperawatan komunitas dengan outcome berupa kebijakan kesehatan yang sangat bermanfaat di Negara masing-masing. Selain itu Prof khanitta juga membuka peluang seluas-luasnya kepada intitusi pereguruan tinggi Muhammadiyah bidang keperawatan untuk bisa melakukan riset gabungan agar dapat saling mengembangkan peran serta dunia keperawatan dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

mahasiswa

Setaleah sehari workshop tiba giliran para mahasiswa untuk mendengarkan kuliah pakar dari Prof Penchun Letrat. Prof Penchun adalah wakil dekan bidang akademik yang saat ini sedang menekuni Gerontology Nursing, yaitu salah satu cabang ilmu keperawatan yang menangani masalah kesehatan lanjut usia. Satu hal yang ditegaskan Prof Penchun dalam kulaih tersebut adalah bahwa penanganan terbaik untuk para lansia adalah dengan tetap merawat mereka dilingkungan keluarga. Kenapa? karena keluarga memiliki implikasi yang signifikan untuk kualitas hidup lansia di bandingkan dengan Panti atau Nursing Home. Tak kurang dari 400 mahasiswa ilmu keperawatan memenuhi gedung untuk mendengar apa yang di paparkan Prof Penchun tersebut.

Sebelumnya, kuliah umum (general lecture) dengan pembicara dari luar negeri juga dilaksanakan oleh FIK dengan mendatangkan Prof, Ying Ju Chang dari National Cheng Kung University (NCKU). Saat itu Prof Chang materi tentang Evidence Based Nursing In Taiwankepada seluruh mahasiswa keperawatan. Prof Chang menjelaskan bagaimana sistem pendidikan tinggi keperawatan di Taiwan sekarang yang sedang medesain aplikasi Evidence Based Nursing baik di tataran pendidikan maupun di lingkungan rumah sakit. Dalam kesempatan itu juga Prof Chang mengajak beberapa mahasiswa berdialog tentang masalah - masalah keperawatan kontemporer. Selain itu beberapa staff pengajar ilmu keperawatan juga di berikan kesempatan untuk memperoleh kesempatan belajar pada jenjang Master maupun PhD di National Cheng Kung University (NCKU) .

suasana workshop


Bentuk-bentuk kegiatan akademik yang telah diselenggarakan baik dengan NCKU-Taiwan maupun dengan KKU Thailand Thailand tersebut merupakan langkah awal untuk membangun kesadaran dan paradigma pentingnya menjalin kerjasama untuk peningkatan kualitas pendidikan. Sebagaimana diketahui bahwa semakin cepatnya perkembangan bidang ilmu pengetahuan dan teknologi juga tantangan gelombang besar globalisasi, institusi pendidikan tinggi tidak bisa lagi berdiri sendiri dalam memberikan respon. Tuntutan masyarakat akan pendidikan yang berkualitas dan  mampu sejajar dengan perguruan tinggi kelas dunia (World Class University) membuat perguruan tinggi diharuskan mampu bekerjasama dengan perguruan tinggi lain baik dalam maupun luar negeri.

MOU

Universitas Muhammadiyah Surabaya sebagai salah satu perguruan tinggi di Surabaya berupaya untuk terus mengembangkan kualitas bidang ilmu pengetahuan dan teknologi melalui kerjasama dengan berbagai universitas di dunia. Saat ini FIK UMSurabaya telah menjalin kerjasama dengan empat (4) universitas LN antara lain Khon Kaen University (KKU)- Thailand, IFUGAO State Univesity - Philiphines, Chebu Normal University – Philiphinesmarajonani College of Nusing Nopparat Vajira Thailand. Dan saat iji juga sedang dilakukan penjajakan kerjasama dengan National Cheng Kung University (NCKU) Taiwan.

kerjasama


Bentuk kerjasama yang telah disepakati adalah pengembangan dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi dan sharing informasi akademik yang dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA). Saat ini sedang dipersiapkan implementasi dari MoA dengan mengirimkan 5 mahasiswa FIK UMSurabaya untuk mengikuti student exchange di KKU Thailand selama 1 bulan. Kelima mahasiswa tersebut direncanakan akan diberangkatkan pada bulan September 2013.   
Melalui berbagai kerjasama lintas negara dan dengan berbagai perguruan tinggi tersebut Universitas Muhammadiyah Surabaya berharap bisa memberikan dan meningkatkan kualitas dan kompetensi yang holistik kepada mahasiswa dalam menghadapi tantangan realitas masyarakat multikultur.

obj4